Sabtu, 29 April 2017

Pengucapan Huruf dalam Fonologi

No
Huruf
Penjelasan
1
Vokal
Aa: Bibir membundar, lidah kebelakang dan menurun.
Uu: Kedua bibir kebawah, rahang lebih keatas, Bibir membundar, lidah kebelakang dan menurun.
Oo: Bibir dan rahang bawah lebih kebawah, kedua bibir membundar, Bibir membundar, lidah kebelakang dan menurun.
Ee: Bibir rata dengan kedua ujung bibir kesamping, lidah lebih kedepan dan kebawah, rahang kebawah.
Ii: Lidah lebih ke atas, Bibir rata dengan kedua ujung bibir kesamping, lidah lebih kedepan dan kebawah.
2
Konsonan
B: Bunyi bilabial, hambat, bersuara.
P: Bunyi bilabial, hambat, tak bersuara.
M: Bunyi bilabial, nasal, bersuara.
W: Bunyi bilabial, semi vokal, bersuara.
V: Bunyi labiodental, geseran, bersuara.
F: Bunyi labiodental, geseran, tak bersuara,
D: Bunyi apikoalveolar, hambat, bersuara.
T: Bunyi apikoalveolar, hambat, tak bersuara.
N: Bunyi apikoalveolar, nasal, bersuara.
L: Bunyi apikoalveolar, sampingan, bersuara.
R: Bunyi apikoalveolar, getar, bersuara.
Z: Bunyi laminoalveolar, getar, bersuara.
N: Bunyi laminopalatal, nasal, bersuara.
J: Bunyi laminopalatal, paduan, bersuara.
C: Bunyi laminopalatal, paduan, tak bersuara.
S: Bunyi laminopalatal, geseran, tak bersuara.
G: Bunyi dorsovelar, hambat, bersuara.
K: Bunyi dorsovelar, hambat, tak bersuara.
X: Bunyi dorsovelar, geseran, bersuara.
H: Bunyi laringal, geseran, bersuara.
3
Diftong
Ai: Bibir terbuka lebar, Lidah semakin tinggi sehingga mulut lebih tertutup.
Oi: Bibir membundar, Lidah semakin tinggi, bibir tertutup dan bibir rata ke ujung bibir
Au: Bibir terbuka lebar, Lidah semakin tinggi sehingga mulut lebih tertutup, rahang lebih kebawah.
4
Kluster
Kh: Cenderung dalam penyebutan huruf H, terjadinya pengeluaran nafas yang lebih banyak karena tidak adanya hambatan, rahang bawah lebih turun.
Sy: Rahang bawah naik, ujung lidah menyentuh gigi bawah, pada akhirnya bibir terbuka.
Ny: Lidah tengah menyentuh langit-langit atas mulut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar