Mimin is back guyss!!!
Holaaaa teman teman! Bagahimana nih, yang sering pakai bahasa indonesia tiap hari? tau enggak sih bagaimana fungsi, kedudukan dan ragam bahasa kita? Nah, kalau belum berarti tugasnya mimin nambah dong buat ngeshare ke kalian. Hihihi.
Nih ada penjelasannya buat kalian. Cekidot!!!!
FUNGSI BAHASA INDONESIA
Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa indonesia berfungsi sebagai:
- Lambang kebanggaan kebangsaan.
- Lambang identitas nasional
- Alat penghubung antar warga
- Alat yang memungkinkan penyatuan berbagai-bagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing-masing kedalam kesatuan kebangsaan indonesia.
Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa indonesia berfungsi sebagai:
- Bahasa resmi kenegaraan
- Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
- Alat penghubung pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan
- Alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi
Dalam kedudukannya sebagai alat komunikasi, bahasa indonesia berfungsi sebagai:
- Bahasa sebagai sarana komunikasi
Bahasa indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi antar anggota masyarakat. Fungsi tersebut digunakan dalam berbagai lingkungan, tingkatan, dan kepentingan yang beraneka ragam. Misalnya, komunikasi ilmiah, komunikasi bisnis, komunikasi kerja dan komunikasi sosial serta komunikasi budaya.
- Bahasa sebagai sarana integrasi dan adaptasi
Dengan bahasa orang dapat menyatakan hidup bersama dalam suatu ikatan. Misalnya integritas kerja dalam sebuah institusi, integritas karyawan dalam sebuah departemen, integritas keluarga, integritas kerja sama dalam bidang bisnis, integritas berbangsa dan bernegara, dan lain-lain. Integritas tersebut menimbulkan berbagai konsekuensi, misalnya harus beradaptasi dalam integritas tersebut hingga tidak menimbulkan konflik, perpecahan dan permusuhan.
- Bahasa sebagai sarana kontrol sosial
Berfungsi untuk mengendalikan komunikasi agar orang yang terlibat dalam komunikasi dapat saling memahami. Masing-masing mengamati ucapan, perilaku, dan simbil-simbol lain yang menunjukkan arah komunikasi. Bahasa kontrol dapat diwujudkan dalam bentuk aturan, anggaran dasar, undang-undang dan lain-lain. Dalam kegiatan sehari-hari dapat berbentuk komunikasi timbal balik, baik secara lisan maupun tulisan.
- Bahasa sebagai sarana ekspresi diri
Bahasa sebagai ekspresi diri atas pemahaman dirinya dapat dilakukan dari tingkat yang paling sederhana sampai dengan tingkat yang kompleks atau tingkat kesulitan yang amat tinggi. Ekspresi sederhana misalnya untuk menyatakan cinta, lapar, kecewa, dan sedih.
RAGAM BAHASA INDONESIA
Ragam bahasa adalah macam-macam bahasa yang dapat digunakan didalam masyarakat sebagai makhluk sosial untuk saling terinteraksi dengan masyarakat lainnya.
Ada berbagai macam dalam keberagaman bahasa indonesia antara lain:
- Ragam bahasa menurut daerah
Indonesia mempunyai banyak suku dari berbagai daerah dan wilayah. Setiap suku pasti memiliki perbedaan budaya dan terutama dalam bahasa. Bahasa dari aceh, sumatra, jawa, kalimantan, sulawesi, bali, dan papua memiliki perbedaan yang sangat jauh. Sehingga, keragaman bahasa indonesia juga sangat terpengaruh dari berbagai daerah suku bangsa.
- Ragam bahasa menurut pendidikan formal
Ragam bahasa
Indonesia menurut pendidikan
formal, menunjukkan perbedaan
yang jelas antara kaum yang berpendidikan formal dan yang tidak. Tata
bunyi bahasa Indonesia
golongan penutur yang
kedua itu berbeda
dengan fonologi kaum terpelajar.
Bunyi /f/ dan
gugus konsonan akhir
/ -ks/, misalnya, sering tidak
terdapat dalam ujaran
orang yang tidak
bersekolah atau hanya berpendidikan rendah.
- Ragam bahasa menurut sikap penutur
Ragam bahasa ini, berkaitan erat dengan langgam atau gaya penutur. Gaya penutur dalam berkata pada lawan bicara berbeda beda tergantung pada situasi, kondisi, tingkatan, bahkan usia lawan bicara atau penutur. Contohnya saja kita bertemu dengan lawan bicara yang usianya lebih tua dari kita, maka kita harus berbicara dengan lembut, sopan dan baik. Sedangkan sebagian besar orang-orang yang berbicara dengan teman sebaya, maka akan menggunakan bahasa santai yang lebih biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
- Ragam bahasa menurut jenis pemakaiannya
Ragam bahasa ini dibagi menjadi 3, yaitu:
a. Berdasarkan pokok persoalan
- Ragam bahasa Undang-undang
- Ragam bahasa jurnalistik
- Ragam bahasa ilmiah
- Ragam bahasa sastra
- Ragam bahasa sehari-hari
b. Berdasarkan media pembicaraan
- Ragam lisan, contohnya bahasa sehari-hari, bahasa pidato, dan bahasa panggung.
- Ragam tulis, contohnya bahasa undang-undang dan bahasa surat
c. Berdasarkan hubungan antar pembicara
- Bahasa resmi
- Bahasa santai
- Bahasa akrab
- Ragam baku
- Ragam tidak baku
- Ragam bahasa menurut media pembicaraan
Ragam bahasa ini dibedakan menjadi dua, yaitu ragam lisan dan tulisan. Kedua ragam itu berbeda, perbedaannya adalah sebagai berikut:
a. Ragam lisan menghendaki adanya orang kedua atau lawan bicara sedangkan ragam tulis hanya memerlukan media seperti kertas untuk menulis.
b. Dalam ragam lisan, tidak terlalu memperlihatkan unsur fungsi gramatikal seperti subjek, predikat dan objek. Namun, dapat dibantu dengan gerak tubuh, gerak mata dan mimik wajah sebagai penunjang dalam ragam lisan. Sedangkan dalam ragam tulis diharuskan adanya unsur fungsi gramatikal untuk memperjelas makna dari suatu kalimat.
c. Pada ragam lisan, sangat bergantung pada kondisi, situasi, ruang dan waktu. Contohnya dalam penyampaian materi perkuliahan. Dimana hanya orang-orang yang ada dalam ruangan dan dalam waktu itu yang mengetahui materi-materi apa saja yang disampaikan. Sedangkan orang yang berada diluar ruangan tidak dapat mengetahui apa saja yang disampaikan. Namun, berbeda dengan ragam tulis dimana tidak terikat pada kondisi, situasi, ruang dan waktu. Contohnya buku yang diterbitkan pada tahun 1970, tetapi orang-orang pada tahun sekarang tetap dapat mengetahui isi buku dan membayangkan kondisi yang terjadi pada tahun itu berdasarkan buku yang ia baca.
d. Pada ragam lisan sangat dipengaruhi oleh intonasi atau tinggi rendahnya suara. Dimana intonasi dapat menggambarkan keadaan seseorang baik dari emosi sampai perasaan seseorang. Sedangkan dalam ragam tulis lebih menekankan dengan penggunaan tanda baca.
- Ragam bahasa menurut hubungan antar pembaca
a. Ragam baku adalah ragam yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar warga masyarakat pemakainya sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaannya. Ragam baku memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
- Kemantapan dinamis yang artinya tidak statis atau tidak kaku.
- Cendikia, karena ragam baku dipakai di tempat-tempat resmi.
- Seragam, karena proses pembakuan bahasa ialah proses menyeragamkan bahasa.
b. Ragam tidak baku adalah ragam yang tidak dilembagakan dan ditandai oleh ciri-ciri yang menyimpang dari norma ragam baku.
Daftar Pustaka:
Zainal Arifin, S. Amran Tasai (2004), Cermat Berbahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi, Akademika Pressindo: Jakarta.