Mimin is back!!! Apa kabar nih kalian semua. Mimin dulu pas masih kecil punya peliharaan kucing loh! (krik krik krik) Nah terus kan kucingnya mimin tu lucu pake banget. Mimin suka ajakin ngomong. Tapi kucingnya cuman diam plototin mimin, kayak mimin punya utang gitu ke dia. Mimin sempat mikir, coba aja kucingnya bisa ngomong kayak mimin. Imposible jugak sih ya. Hihihi, nah jadi bagaimana dong kalau hewan mau ngomong? Kira-kira caranya bagaimana ya??
Artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara hewan menyampaikan pesan kepada hewan lainnya.
- Jenis-jenis komunikasi hewan
Hewan juga berkomunikasi menggunakan bahasa layaknya manusia. Namun bahasa utama yang digunakan oleh hewan pada umumnya adalah bahasa tubuh. Bahasa tubuh ini umumnya digunakan untuk menyampaikan adanya lokasi makanan, ritual kawin, alarm tanda bahaya dan menunjukkan bahwa adanya tanda bahaya. Namun, karena perbedaan spesies hewan, maka akan berbeda pula jenis komunikasinya.
Ada dua jenis bahasa utama yang dimiliki oleh hewan, antara lain yaitu verbal dan non verbal.
- Komunikasi verbal
Suara adalah suatu jenis yang paling umum digunakan hewan untuk berbicara. Sebagian besar hewan menggunakan suara untuk berkomunikasi. Contohnya saja kelelawar, menggunakan suara dengan frekwensi tinggi untuk dapat saling berkomunikasi dengan sesamanya. Lalu ada burung, semua kicauan yang keluar dari cuitan burung adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. - Komunikasi Non verbal
Berikut ini adalah jenis-jenis dari komunikasi non verbal yang digunakan oleh manusia.
a. Ekspresi wajah
Jenis komunikasi ini umumnya digunakan oleh anjing, dimana saat anjing marah ia akan menyeringai dan menegakan kedua telinganya. Sebaliknya ketika ia takut, ia akan menarik kedua telinganya kebelakang dan membuka mulutnya.
b. Gerakan dan Bahasa Tubuh
Lebah madu menggunaka tarian untuk saling berkomunikasi. Beberapa lebah melakukan tarian di sekitar sarang mereka, lalu lebah lain akan memperhatikan dan akan menerima sinyal dimana sarang madu berada. Lalu ada rusa yang mengibaskan ekornya untuk memberitahukan kepada rusa lain bahwa ada tanda bahaya yang akan datang. Gorila juga akan menjulurkan lidahnya, yang menandakan bahwa ia sedang marah.
c. Bau dan Sinyal
Banyak hewan yang mengeluarkan bau. Mereka mengeluarkan feromon untuk menyampaikan pesan. Serigala, rusa dan serangga umumnya menggunakan jenis komunikasi ini. Hewan yang menggunakan jenis komunikasi ini umumnya digunakan untuk bereproduksi. Kemudian ada "sinyal akustik", dimana sinyal ini digunakan oleh monyet varvet. Mereka menggunakan bahasa yang sebenarnya memiliki 3 arti, yaitu ular, elang dan macan tutul yang merupakan ancaman bagi mereka.
d. Sentuhan
Simpanse menggunakan sentuhan untuk menyampaikan pesan. Misalnya saja saat simpanse pendatang baru menempatkan tangannya di mulut simpanse kepala yang menandai dirinya memberikan pesan kepada simpanse kepala bahwa ia masuk dalam komunitas tersebut. Bahkan, simpanse akan memberikan pelukan dan ciuman untuk menandakan kasih sayang. Lalu ada gajah yang akan mengaitkan belalainya satu sama lain, yang menandakan bahwa mereka memiliki hubungan yang sangat dekat.
Daftar Pustaka:
https://www.amazine.co/22106/bagaimana-hewan-berkomunikasi-jenis-komunikasi-pada-hewan/
https://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_hewan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar